Kaltara Akan Menjadi Sumber Pangan Untuk Ibu Kota Kaltim.

zehrabilgisayar.net, Pertanian – Pada saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menyiapkan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai daerah penyangga pangan ibu kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim). Dan Menjadi strategis guna menyediakan pangan ibu kota baru secara berdaulat tanpa impor.

Jenderal Kementan, Justan Riduan Siahaan mengatakan “Bahwa Ada tiga kabupaten yang dipilih yakni Kabupaten Bulungan, Malinau dan Nunukan,” Ujarnya Pada Kamis (12/09/19).

Jenderal Kementan, Justan Telah Menjelaskan konsep pembangunan daerah penyangga pangan ibu kota baru yaitu dengan sistem klaster. Maka dengan itu Kabupaten Bulungan akan dibangun menjadi sentra produksi padi, cabai dan bawang merah.

Sebagai sebuah Daerah penyangga pangan yang kedua adalah Nunukan, menjadi sentra produksi padi, cabai dan bawang merah. Akhirnya Kabupaten Malinau menjadi sentra produksi padi dan jagung.

“Oleh karena itu, Kepala dinas harus aktif. Jangan sendiri-sendiri, tapi harus kerja bersama dengan semua pihak, termasuk pihak legislatif,” Jelasnya.

Jendral Justan Juga menyatakan kinerja Kementan selama lima tahun pemerintahan Dipimpin Jokowi-JK sangat menggembirakan. Meskipun anggaran Kementan 2014-2019 trennya turun 33,65%, sektor pertanian justru ekspor dan PDB pertanian meningkat.

“Nilai PDB Pertanian pun naik, yakni dari target PDB 3,5%, pertanian mampu menembus 3,7%,” bebernya.

Setelah itu dan Lebih lanjut Jenderal Justan menekankan kinerja Kementan yang bagus ini diikuti juga dengan kinerja pengelolaan keuangan dari BPK dan mendapat penghargaan dari KPK.

Petani Kaltara dihelat mulai tanggal 9 hingga 12 September 2019, dihadiri petani dan nelayan perwakilan dari seluruh kabupaten di Provinsi Kaltara.