HIPMI Bicara Investasi Pertanian Di Indonesia

Zehrabilgisayar.net, Pertanian – Investasi yang signifikan adalah salah satu faktor kunci yang mendorong kemakmuran ekonomi Indonesia, terutama bagi penduduk kota dan daerah. Untuk alasan ini, diperlukan kebijakan untuk mendorong investasi di negara ini.

“Ketahanan suatu negara, seperti Indonesia, tercermin dalam ekonomi yang stabil, dan investasi di berbagai sektor, termasuk pertanian, sangat mendukung,” kata presiden Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia. (HIPMI), Bahlil Lahadalia, dalam keterangan tertulis, Selasa (9/10). / 2019).

Bahlil mengungkapkan bahwa proses masuknya berbagai investor, salah satunya di sektor pertanian, mungkin tidak menemui hambatan atau diperumit oleh proses tersebut.

“Ini juga pesan Presiden Jokowi untuk memfasilitasi investasi di Indonesia, dan proses yang sulit akan membuat investor kurang sadar akan potensi perdagangan negara,” kata Bahlil.

Apalagi menurutnya, makanan adalah sektor utama dari kebutuhan masyarakat. Dia merasa bahwa jika investasinya minimal, secara otomatis akan mengurangi gairah untuk pengembangan pertanian.

Sementara itu, menurut data yang dikumpulkan, investasi di sektor pertanian sejak 2014-2019, ketika Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjabat, mencapai 240,8 triliun rupee.

Nilai investasi pertanian terakhir pada 2017 dan 2018 masing-masing berjumlah 45,9 miliar rupee dan 61,6 miliar rupee. Perhatikan peningkatan investasi pertanian dari 2014 hingga 2019, atau 110%.

Amran Sulaiman memperkirakan bahwa pada 2019, angka investasi di sektor pertanian akan lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dia ingin investasi di bidang pertanian pada 2019 mencapai Rs 80 triliun.