Pertambak Meningatkan Pemerintah Bahwa Harga Garam Turun

Zehrabilgisayar.net Pertanian – Pada saat ini harga garam harus mengalami penurunan hingga jauh di bawah ongkos dari produksi. Dimana pemerintahan akan di minta melakukan sebuah upaya dari jangka pendek untuk segera memperbaiki harga garam.

Di sentra Madura, Jatim harga garam kualitasnya I turun dari RP 650/kg dan menjadi Rp 550/kg. Untuk kualitas II dihargai Rp 450/kg dan Kualitas ke III Rp 350/kg.

Ketua dari Asosiasi Petani Garam Rakyat Indonesia (APGRI) mengatakan, Harga dari garam dari hari semakin ke hari cenderung semakin menurun.

Jakfar mengatakan, pihaknya telah mengetahui komitmen penyerapan garam sebanyak 1,1 juta ton oleh industry pengolahan pada periode juli 2019 – juni 2020. Namun tengah masa puncak saat ini, penyerapan justru minim dan masing masing industry pengolahan yang akan batasi serapan.

Ia menduga, penyerapan yang dilakukan dalam sistuasi jumlah yang sangat kecil hanya formalitas agar diizinkan untuk mengimpor garam. “Apakah benar Industri pengolagan garam bisa menyerap sampai 1,1 juta. Ton?  Apakah jangan jangan tidak bisa dan ini hanya menipu pertambak,” katanya.

Akhirnya para pertambak di Madura menurunkan volume panennya perhari dengan perlahan akibat harga dari garam yang mereka panen terlalu murah. “ini akibatnya ada penurunan Produktivitas jangka pendek supaya dapat membantu menyerap garam,” katanya.