Direktur Jenderal Kementan Suwandi Memberikan Solusi Untuk Cara Meningkatkan Produksi Petani(Garut)

Zehrabilgisayar.Net-,Garut— Diketahui bahwa hasil petanian indonesia pada tahun ini sangat meningkat dikarenakan para kementan langsung turun ke lapangan untuk memperhatikan para petani, Seperti contoh Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi memberikan solusi cara meningkatkan hasil panen petanian Kabupaten Garut sehingga pertanian Gabut semakin lama semakin meningkat.

http://zehrabilgisayar.net

Adapun petani yang pontesi produksi panen nya menurun tidak perlu khawatir karena kami akan membantu para petani supaya tidak perlu cemas akan harga panen yang menurun,cara nya pertama yang akan kami berikan yaitu Caranya petani harus mulai bisa membuat pupuk dan pestisida sendiri,” demikian dikatakan Suwandi dalam kunjungan kerja Kementan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi XI DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam rangka pengawalan BPK penyerahan bantuan sarana pertanian dan perikanan kepada Kelompok penerima yang sedang menurun,ujar Suwandi pada Jumat (09/08) yang di kutip Zehrabilgisayar.Net.

Suwandi menjelaskan dengan membuat pupuk organik dan pestisida sendiri, petani bisa menghemat biaya yang harus dikeluarkan. Dengan begitu, petani dapat menekan ongkos produksi, sehingga berdampak pada besarnya pendapatan yang diperoleh.

Kalau bersatu pasti akan memudahkan mencari mitra maupun mengakses permodalan. Petani harus bersatu agar punya bargaining position. Saatnya jadi price maker, jangan jadi price taker terus,ujar Suwandi.

Selain memberi jurus ke petani, Suwandi pun memberikan bantuan senilai Rp 2,5 Miliar berupa Corn Sheller, Power Tresher, Traktor roda 2 dan roda 4, pompa air, cultivator bibit kopi dan domba. Total bantuan yang diberikan Kementan tahun 2019 untuk kabupaten garut sekitar Rp. 70 Milyar agar para petani bisa bersemangat kembali dan meningkatkan produksi pertanian yang jauh lebih bermutu untuk masyarakat indonesia.

Suwandi menambahkan terkait dengan pertanaman pun petani agar jangan berhenti tanam dan jangan biarkan sepetak tanah pun menganggur. Petani harus bisa merubah mindset untuk tanam setiap saat,Bahkan di bulan Juli sampai September ini kalau berhasil menambah luas tanam, Kementan yakin Garut akan mampu menyalip wilayah lain.