Harga Ayam Di Pertenakan Di Prediksi Hanya Sementara Saja Stabil.

Zehrabilgisayar.Net,Jakarta Pusat– Kembalinya harga ayam peternak di kisaran biaya produksi sebesar Rp 17 ribu-Rp 18 ribu per kilogram (kg) diproyeksi hanya sementara. Hal itu dipicu dengan perkiraan hasil produksi dari proses chick in peternak yang berlangsung sejak H+5 Lebaran kemarin, sehingga dikhawatirkan oversuplai kembali terulang dalam waktu dekat.

http://zehrabilgisayar.net/

Anggota Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara (PPUN) Guntur Rotua mengatakan, harga ayam peternak yang mulai kembali ke arah stabil dilandaskan faktor alamiah. Menurut dia, produksi peternak saat ini sudah kembali berkurang disebabkan proses chick in saat libur Lebaran tidak dilangsungkan. Sehingga, secara otomatis jumlah produksi sedikit tertekan.

“Panen ayam yang sekarang kan chick in-nya itu tanggal 3-10 Juni kemarin libur. Jadi ada faktor alamiah produksi berkurang,” kata Guntur saat dihubungi ,Zehrabilgisayar.Net  Jumat (12/7).

Guntur memproyeksi, harga ayam peternak yang berada di posisi stabil ini hanya akan berlangsung sementara. Dia menilai, pada tanggal 15-18 Juli tahun ini harga ayam peternak dikhawatirkan bakal terjungkal kembali seiring belum adanya upaya pemerintah melakukan afkir dini.

Berdasarkan informasi yang ia peroleh, harga ayam peternak memang sudah mengalami kenaikan meski masih di bawah biaya produksi, yakni Rp 16 ribu-Rp 17 ribu per kg di Jawa Barat. Kendati begitu dia mengakui, di sejumlah sentra peternakan mandiri harga ayam peternakan

“Ya rata-rata harga memang Rp 18 ribu per kg, tapi belum semua wilayah. Ini hanya sementara harga bertahan di situ proyeksi saya,” kata Pendagang ayam.