Lifting Migas Meningkat 90% Dari Target

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melaporkan kenaikan realisasi operasional lifting migas nasional telah mencapai 1,8 juta boepd (barrel oil ekuivalen per day) hingga semester I 2019 atau sebesar 90% dan lifting minyak 752 ribu bopd (barrel oil per day) dan lifting gas 1,05 juta boepd.

“Laporan SKK Migas menjelaskan lifting migas sampai akhir Juni 2019 sudah mencapai 90%, rinciannya lifting minyak 752 ribu bopd atau 97% dari target APBN, sementara untuk lifting gas 1,05 juta boepd atau 86% dari target APBN,” kata Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Kamis (11/7/2019).

Realisasi lifting sebenarnya masih belum mecapai target mengingat kemampuan cadangannya. Meski demikian capaian ini telah diusahakan upaya optimalisasi dengan disertainya pengembangan baru pengeboran sumur baru.

Diharapkan, pengeboran sumur baru di semester II 2019 akan meningkatkan estimasi kebutuhan energi yang lebih besar. Sampai akhir semester I proyek Gas di TSB Phase 2 dan Seng Segat sudah mencapai onstream dengan penambahan produksi dengan total jumlah 220 mmscfd yang dapat diserap oleh buyer domestik.