Kemendag Berkomitmen Normalkan Harga Ayam Peternak

zehrabilgisayar.netDirektur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tjahya Widayanti tegaskan, pihaknya akan kembalikan harga ayam di tingkat peternak yang saat ini anjok di kisaran Rp 7.000 – Rp 8.000 per kilogram (kg).

Tjahya jabarkan, penurunan harga ayam di tingkat peternak yang dimulai dari wilayah Jawa Tengah, kini mulai merambet ke wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat. Untuk itu, bersama dengan sejumlah elemen yang bersinggungan dengan lingkup peternakan ayam, pihaknya akan pacu stabilitas harga ayam sesuai dengan yang ditentukan dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 96 Tahun 2018 mengenai harga acuan.

“Ini (harga ayam yang stabil) sedang kami upayakan,” kata Tjahya saat dihubungi Republika, Jumat (21/6).

Dia sebut, saat ini pemerintah sedang berusaha angkat harga ayam sampai pada level sesuai dengan ketentuan yang ada di Permendag Nomor 96 Tahun 2018. Dalam beleid tersebut dinyatakan, harga acuan pembelian live bird (LB) di tingkat peternak berada di kisaran harga Rp 18 ribu – Rp 20 ribu per kg.

Sedangkan berdasarkan catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga daging ayam ras segar di tingkat konsumen berada di kisaran harga Rp 26.700-Rp 40.150 per kg. Harga ayam terendah berada hampir merata di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan di pulau lain, harga ayam yang rendah berada di wilayah Sulawesi Selatan dan Riau.

Harga terpantau tinggi di hampir keseluruhan wilayah Papua, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Timur, Gorontalo, Kalimantan Utara, dan Sumatera Barat.

Dia tambahkan, pihaknya juga sudah instruksikan pembagian ayam kepada kalangan tidak mampu dengan gunakan dana CSR oleh para perusahaan. Mekanismenya, kata Tjahya, dapat berupa bantuan dalam nyikapi harga ayam di tingkat konsumen di beberapa wilayah yang masih alami pergerakan harga yang tinggi.

Di sisi lain, pihaknya juga tegaskan, implementasi Permendag 96 Tahun 2018 jadi kunci yang penting untuk kembalikan harga ayam jadi stabil. Dia harap, disparitas harga antara di peternak dengan di konsumen segera berakhir dengan dijalankannya peraturan tersebut.