Peningkatan Luas Tanam Bawang Putih

zehrabilgisayar.net – Kementan mencatat luas tanam bawang putih di beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. Dengan peningkatan tersebut diharap produksi dalam negeri segera mampu memenuhi kebutuhan yang selama ini berasal dari impor.

Luas tanam bawang putih 2019 antara 20-30 ribu hektare. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Hortikultura, Moh Ismail Wahab mengatakan bahwa target untuk tahun 2021 adalah mencapai penanaman sekitar 70-80 ribu hektare untuk dapat memenuhi kebutuhan bawang putih nasional.

Total kebutuhan bawang putih setiap tahunnya mencapai 500-600 ribu ton yang selama ini dipenuhi dari Impor. Namun, jika luas tanam 80 ribu hektare,produksi 6 ton per hektar maka hasilnya mencapai 480 ribu ton. Dengan demikian, swasembada berhasil diwujudkan.

“Artinya produksi sendiri yang 80-90 persen saja kita bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri maka bisa dikatakan sudah mampu berswasembada. Jadi bawang putih ini bukan hanya masalah impornya saja, tidak hanya sebatas harga yang kemarin naik, tapi lihat sekarang pertanaman bawang putih sudah berkembang di Indonesia, termasuk di wilayah Sukabumi ini,” kata Moh Ismail Wahab.

Kementan menerbitkan Rekomendasi Izin Produk Hortikultura 2017 kepada 81 importir dengan luas wajib tanam seluas 8335 hektare dengan realisasi tanam seluas 2438 hektare. “Kalau kita impor setiap tahunnya 570 ribu ton, berarti kita kasih negara lain sekitar Rp 8 Triliun. Tapi jika kita bisa produksi sendiri hingga kita bisa swasembada, uang ini dinikmati oleh petani kita sendiri,” Menurut Akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof.Sobir.