Mentri Pertanian Menolak Impor Jagung

zehrabilgisayar.net- Mentri Pertanian, Amran Sulaiman menolak kerja sama Agentina yang ingin mengimpor jagung ke Indonesia. Keinginan Argentina tersebut disampaikan oleh Wapres Argentina Gabriella Michetti saat berkunjung ke kantor Kementrian Pertanian. Menurut Amran, produksi jagung di Indonesia telah melebihi hasil biasanya. Bahkan, Indonesia siap untuk mengekspor pisang, manggis, nanas, dan salak ke Argentina.

Menurut Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia kebijakan Amran yang berani menolak tawaran impor jagung Argentina, menunjukan sektor pertanian Indonesia mampu bersaing di pasar dunia. Menurutnya, dengan derasnya Impor akan menyusahkan petani terhadap daya saing harga.

“Impor pangan itu kan ada juga yang ulahnya mafia. Mengambil kesempatan dan keuntungan memanfaatkan kebutuhan pangan kita. Kasihan petani kalau kita mampu produksi tapi impor”, kata Bahlil.

Produksi jagung nasional pada tahun 2018 mencapai angka 30,56 juta ton dengan lahan luas panen 5,73 hektare. Angka tersebut meningkat sebesar 3,64 persen dibandingkan tahun 2017.

Presiden Jokowi juga pernah mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia telah berhasil mengekspor jagung. Pada tahun 2018, Indonesia mampu mengekspor jagung sebanyak 380 ribu ton.