Pendapatan Petani di Purwakarta Meningkat Karena Ada Program Wirausaha

zehrabilgisayar.net – Menteri BUMN Rini Soemarno tinjau kegiatan operasional pabrik pengolahan gabah di Sentral Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) atau Rice Milling Unit (RMU) di Desa Taringgulandeuh, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

RMU Desa Taringgulandeuh adalah salah satu dari 3 RMU di Purwakarta yang dibangun oleh PT Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai upaya perseroan dalam rangka dukung program kewirausahaan pertanian yang bertujuan untuk tingkatkan kesejahteraan petani dan usaha desa.

“Saya senang dengan BTN yang sudah kerjasama dengan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) sehingga sudah punya Rice Miling Unit di Purwakarta,” ujar dia di Purwakarta, Jumat (26/4).

Program pembentukan RMU oleh perusahaan BUMN ini merupakan instruksi dari Presiden Jokowi, yang tekankan agar petani untuk bisa ditingkatkan pendapatannya.

“Tujuannya, bahwa pendapatan dari RMU ini keuntungannya betul-betul dibagikan kepada anggota Gapoktan. 80 persen untuk anggota Gapoktan, 20 persen untuk menjaga operasionalnya,” jelas Menteri Rini.

RMU di Kecamatan Kiarapedes telah beroperasi sejak November 2018 dan memiliki kapasitas produksi sebesar 1,5 ton per jam, serta mampu menampung gabah sebanyak 40-50 ton. Gabah diambil dari petani-petani di Purwakarta dan sekitarnya yang mampu hasilkan beras dengan kualitas baik (super slip) dengan kapasitas produksi sebesar 6-6,5 ton per hari. Kompleks RMU dikelola secara profesional oleh Gapoktan Bersama.

Sejak November 2018, Bank BTN jalankan program kewirausahakan petani dan membentuk badan usaha dengan nama PT Mitra Bumdes Bersama WAPONSA Maju Sejahtera yang dimiliki oleh PT MITRA BUMDes Bersama (51 persen) dan Perusahaan Umum Daerah (49 persen).

PT MITRA BUMDes Bersama merupakan gabungan dari 4 Gapoktan di Purwakarta yang bentuk Mitra BUMDes Bersama. Bank BTN juga telah berikan bantuan CSR kepada empat Gapoktan berupa mesin traktor, mesin rontok padi, dan mesin pembasmi hama ke kelompok tani.

Selain RMU, Bank BTN juga gandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Pemerintah Daerah Purwakarta untuk kembangkan pertanian organik terintegrasi. Integrasi tersebut dimulai dari proses pratanam hingga pasca panen.