Mentan Amran Bakal Bangun Cold Storage Hasil Pertanian

zehrabilgisayar.netPemerintah Jokowi-JK tengah berupaya untuk kendalikan harga kebutuhan pokok di tingkat petani maupun masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun sentra atau tempat penyimpanan dingin (cold storage) untuk beberapa komoditas pangan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman katakan, dengan pembangunan cold storage ini maka akan untungkan para petani. Sebab, petani telah memasuki panen raya, setidaknya ada suatu tempat penyimpanan besar untuk hasil taninya.

“Cabai turun harganya bawang merah, kemudian ayam, telur. Ini menjadi perhatian serius agar petani bisa berproduksi dan untung. Petani sederhana, bagaimana bisa untung. Mungkin satu bulan lalu masalah peternak ayam dan telur karena harga jatuh,” katanya saat ditemui di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Kamis (25/4).

“Nah solusi permanennya kami tawarkan adalah membangun cold storage untuk produk-produk pertanian kita yang mudah rusak,” tambah Amran.

Menurutnya selama ini, belum ada tempat penyimpanan dingin yang besar untuk hasil pertanian. Kebanyakan para petani justru menyimpan di tempat masing-masing, sehingga hasil panen yang dihasilkan pun menjadi rusak. Secara otomatis itu juga yang akan mempengaruhi harga jual.

“Ini kan sederhana sebenarnya. Kalau ada penyimpanan ini. Kalau panen puncak kita menyerap dan memberi harga yang menguntungkan petani. Pada saat off season, panen rendah, paceklik, ini dikeluarin. Sehingga kedepan inflasi terjaga sepanjang masa,” katanya.

“Sekarang sudah dibangun di Brebes untuk bawang, kapasitasnya 380 ton sudah jadi, bawang merah dan cabai. Kami sampaikan ke Bulog agar menyerap langsung dari petani” sambungnya.

Di sisi lain, Amran juga memastikan beberapa komoditas pangan seperti daging, beras, cabai, ayam, gula, bawang hingga yang lainnya dipastikan semua terjaga stoknya. Bulog sendiri, kata dia sudah mulai menggelontorkan ke beberapa pasar. “Sudah digelontorkan. sekarang Bulog punya stok tadi,” tandasnya.