Mentan Kirim Dua Penyuluh Pertanian ke Thailand

Zehrabilgisayar.net – Menteri Pertanian Amran Sulaiman lakukan dialog bersama 12.000 penyuluh dan petani se-Indonesia di GOR Sudiang, Makassar. Pada pertemuan tersebut, Amran panggil dua penyuluh asal Papua dan Aceh. Ia beri apresiasi dengan berangkatkan kedua penyuluh asal Papua dan Aceh tersebut ke Thailand.

“Kami beri penghargaan ini kepada para penyuluh-penyuluh hebat se-Indonesia. Mereka pahlawan pangan. Karena merekalah, sektor pertanian dalam kurun 4,5 tahun di Pemerintahan Jokowi-JK sektor pertanian meningkat signifikan,” kata Amran.

Amran jelaskan, kedua penyuluh itu akan diberangkatkan ke Thailand untuk lakukan studi banding sembari pelajari teknologi di negara itu untuk disebarluaskan di Indonesia.

Kedua penyuluh yang diberangkatkan ke Thailand itu adalah Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Nurlisma dan Penyuluh Pertanian asal Kabupaten Timika, Matias Nikah.

Nurlisma, penyuluh dari Aceh tak bisa menahan rasa harunya karena bisa bertatap muka langsung sekaligus dapat hadiah dari mentan.

“Alhamdulillah kami selaku penyuluh dan sebagai perwakilan Indonesia, sangat berterima kasih kepada Pak Mentan Amran. Kita harapkan Pak Amran itu bisa jadi menteri lagi atau 5 tahun ke depan bisa jadi presiden,” ucapnya.

“Dengan pak menteri kasih hadiah belajar ke Thailand mungkin kita bisa belajar dan tiru bagaimana kembangkan pertanian disana dan mengetahui teknologi budidaya yang di terapkan di Thailand,” tambahnya.

Nurlisma menilai Menteri Amran merupakan sosok menteri yang gigih perjuangkan nasib petani, seperti perjuangan petani untuk dapatkan pupuk berkualitas dan benih bersertifikat.

“Jadi kami penyuluh saat ini tidak lagi seperti anak ayam kehilangan induk atau ada di persimpangan jalan. Tugas dan fungsi penyuluh baik di tingkat kabupaten sampai provinsi difasilitasi untuk kegiatannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Matias Mukah ngaku tak menyangka diberangkatkan mentan ke Thailand untuk belajar pertanian. Ia berterima kasih, karena selama 15 tahun jadi penyuluh pertanian akhirnya diberikan kesempatan untuk berkunjung ke Negeri Gajah.

“Kami sangat sangat berterima kasih dapat kesempatan untuk lakukan studi banding ke Thailand setelah menjadi penyuluh selama 15 tahun,” ujarnya.

“Ini terjadi hanya di pemerintah Jokowi-JK, kami ingin Pak Amran tetap jadi Menteri,” tandas Matias.