Petani Dapat Rp 25 Juta Remajakan Sawit

Zehrabilgisayar.net – Petani sawit di Indonesia dapat dana hibah dari pemerintah untuk peremajaan perkebunan sawit. Setiap petani yang akan peremajaan dapat dana hibah Rp 25 juta.

“Peremajaan ini sangat penting, karena ini adalah program bapak presiden di tahun 2017,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno di Desa Kumain Kecamatan Tandung, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Rini sebut, peremajaan perkebunan sawit rakyat ini, karena Presiden Jokowi lihat produktivitasnya sudah jauh menurun.

Karena itu sudah seharusnya dilakukan peremajaan. Kemudian di buat program untuk bagaimana perusahaan perkebunan besar (BUMN) untuk bisa berikan pendanaan kepada masyarakat petani sawit,” kata Rini.

Dana yang diberikan adalah sebesar Rp 25 juta per hektare (ha) ini kemudian ditambah dengan kredit dari bank. Dengan demikian peremajaan kebun sawit bisa berjalan maksimal.

“Memang dananya tidak cukup (jika hanya Rp 25 juta). Kalau replanting itu kira-kira butuhkan dana sampai Rp 58 jutaan. Karena itu Rp 25 juta ini diberi tidak harus dikembalikan tapi kemudian kita kombinasikan dengan KUR (kredit usaha rakyat) Rp 33 juta dengan bunga 7% dari bank BUMN,” kata Rini.

Untuk di Kabupaten Rohul, kebun inti sawitnya ada di PTPN V. Dengan demikian pihak perusahaan pelat merah ini akan lakukan pembinaan khusus kepada petani.

“Ini sehingga penanamannya betul, pemupukan yang benar. Insyaallah setelah 3 setengah tahun mulai produksi (kebun sawit telah berbuah) produksinya bagus,” kata Rini.

Menurutnya, petani tidak perlu khawatir selama lahannya dalam replanting karena belum bisa produksi sawit.

“Tidak usah khawatir, mereka bisa bekerja di kebunnya (lagi replanting) dan bisa dapatkan pendapatan upah dari PTPN V,” kata Rini.

Rini tekankan PTPN V harus tanggung jawab dalam pembinaan dengan hasilkan produktivitas yang maksimal dari kebun rakyat.

“PTPN harus tanggung jawab, pokoknya produktivitas sudah kita targetkan segini, ya harus sampai segini. Kalau tidak sampai, PTPN V harus nombok. Nah, tujuannya itu agar manajemen PTPN V tetap komit. Ini semua kita lakukan tidak hanya PTPN V, tapi akan berlaku semua PTPN yang punya plasma inti,” katanya.

Gelar Paket Sembako Murah

Dalam rangka HUT Kementerian BUMN, Rini gelar paket sembako dan minyak solar murah di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Riau.

“Paket murah ini sengaja kami beri kepada masyarakat di sini dalam rangka ulang tahun Kementerian BUMN yang ke 22 tahun,” kata Rini.

Menurut Rini, pembagian paket sembako murah ini terdiri dari minyak 1 kilogram (kg), gula pasir 1 kg, satu bungkus teh dan kopi. Paket murah tersebut adalah produk bersama sejumlah BUMN bidang perkebunan di Indonesia.

“Harga satu paketnya hanya Rp 11.000, murah kan? Ini kami gelar dalam rangka ulang tahun BUMN,” katanya dalam kunjungan kerjanya.

Selain paket murah tersebut, lanjut Rini, pihaknya juga sediakan solar 5 liter yang diproduksi Pertamina. “Harganya juga murah, 5 liter solar hanya Rp 10 ribu,” katanya.

Paket sembako dan solar ini hanya diperuntukkan masyarakat petani. Untuk di Desa Kumain, Kabupaten Rohul, disediakan dalam 25 ribu paket.

“Kiranya paket murah ini bisa bantu ringankan masyarakat desa di sini. Silakan nanti dibeli ditempat yang sudah disediakan,” tutupnya.