Pertahankan Indramayu Sebagai Lumbung Padi Nasional

Zehrabilgisayar.netPresiden Jokowi akan pertahankan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sebagai lumbung padi nasional, jika dirinya terpilih kembali jadi Presiden RI di periode 2019-2024.

Indramayu adalah salah satu lumbung padi di Indonesia, yang juga sangat terkenal dengan mangga gedong gincunya,” ungkap Jokowi.

Selama ini produksi beras bisa mencapai 1,8 sampai 1,9 juta ton setiap tahunya, maka Jokowi optimis angka dua juta ton setiap tahun akan tercapai. Dia nyatakan akan bangun Waduk Cipanas dan Waduk Sadawarna untuk dukung Waduk Jatigede yang sudah lebih dulu beroperasi dan mampu mengairi 62 juta hektar sawah.

“Setelah dibangun Waduk Jatigede di Sumedang, berikutnya Waduk Cipanas untuk airi pertanian Indramayu bagian tengah. Kemudian di bagian barat juga akandibangun Waduk Sadawarna untuk mengairi lahan tadah hujan. Pokoknya, Indramayu harus tetap jadi lumbung pangan Indonesia. Kami juga sudah sediakan alat mesin pertanian, sehingga nantinya setahun bisa dua sampai tiga kali panen,” tegas Jokowi.

Rencananya nanti Waduk Cipanas dan Karet Kali Perawan pada Kabupaten Indramayu punya multi fungsi. Selain hanya bisa kendalikan banjir, sedia air bersih, juga bisa mengairi 11.700 hektar sawah.

Sementara, Waduk Sadawarna yang adalah tadah hujan bisa jadi sarana irigasi untuk 9.423 hektar di Kabupaten Indramayu dan Sumedang, sekaligus sumber air baku bagi warga sekitar.